Archive for November, 2007

Senyumku di Pagi Hari

Saturday, November 24th, 2007

Secerdas gelatik menembus angkasa raya..

begitulah mulanya kusambut pagi..
melafadzkan tahlil, tahmid dan takbir yang tiada henti..
hingga merembes kemana-mana..
ke gunung.. hutan.. lautan.. sungai..  juga rawa-rawa..
bahkan gedung megah dan jalan raya pun tak luput menggema..

mentari menyembul di ufuk timur..
perlahan hingga penuh… kulihat wajahnya tersenyum berseri..
seakan menyapa dan ikut bahagia..
akan karunia yang kudapat dari-Nya..

takkan henti kuberjalan walau duri  terus bertebaran
takkan henti kuberenang  walau pulau kian menjauh diseberang
takkan henti kumendaki walau bukit semakin meninggi
takkan henti kususuri walau hutan tiada bertepi

hingga cahaya dihati sepenuhnya menerangi jalan ini..
menemani jiwa sunyi yang rindu akan hakikat cinta sejati..

  (suasana pagi 112307)

Aku Kasmaran Pada-Mu

Thursday, November 22nd, 2007

Remuk redamnya jiwa membuncah kangen akan-Mu dalam
setiap hembus nafasku

Habis sudah ingat sebab memory penuh akan indah-Mu
dalam sekelebat senyumku yang malu-malu

Penat tangan goreskan sajak cinta lagukan kesukaan
akan-Mu dalam relung jiwaku

Menari-nari jemari didepan komputer mengisi layar monitor
pujian kagumku tentang-Mu

Basah bibir menyebut indahnya nama-Mu yang membuat
bergetarnya jantungku

Oh, dengarlah Kekasih aku kasmaran pada-Mu
Jangan pernah Kau tinggalkan aku

(dlm kasmaranku 112107)

Satu Langkahku…

Thursday, November 22nd, 2007

satu langkah baru telah kutempuh…

langkah tegap dan pasti..
langkah yang penuh pengaharapan..
langkah yang menyongsong masa depan..
langkah untuk menggapai kesempurnaan ibadahku pada-Mu…

dengan berbekal seberkas cahaya putih.. gelapnya malam kan terus kususuri…
hingga terang datang.. menjadikannya pasti akan hari esok yang bersinar..
dalam harap di akhir perjalanan ini.. kudapati kebahagiaan abadi nan hakiki
bertemu wajah-Mu Illahi Rabbi…

(dlm kenangan 111707)

On Saturday

Thursday, November 22nd, 2007

Sabtu kemaren… bener jadi hari yang paliiiiiiiiing ga terlupakan buat gw. hari bersejarah… hari menentukan akan langkah2 gw selanjutnya… dan semoga langkah2 itu selalu berada dalam keridhoan-Nya… aamiin.

Ga biasanya di w.end gini pagi2 buta gw udah mandi… (brrr…. dingin eeuuyy… ;p) sengaja sih pengen mendinginkan kepala setelah semalaman suntuk berusaha menyiapkan bahan2 untuk presentasi hari ini.. bahkan sampe gw mencari referensi ke beberapa orang sahabat ttg penggunaan EYD yang baik dan benar, hehehe.. ;p dan gw juga sampe bertanya pakaian apa sih yang pantas gw kenakan kalo presentasi kayak gini.. apalagi nanti yang menghadirinya itu 2 orang bos besar.. (hihihi.. maklum lah gw kan belum ada pengalaman.. ;D).

biz mandi gw coba mengulang lagi bahan2 yang udah gw siapin.. tapi emang dasarnya gw kebo kali ya.. ehh lagi baca2 gitu malah ketiduran, huehuehe… ;p. baru kebangun jam 9an.. asli deh gw langsung panik.. mana baju yang mau dipake belum disetrika lagi.. jadi deh gw kalang kabut sendiri dan pastinya… gw mesti mandi ulang gara2 muka ni kucel kelipet ama bantal guling.. ;p. 1.5 jam kemudian segala persiapan selesai.. gw langsung kabarin ke dia yang udah standby di gedung tazmania tempat gw paparan nanti klo gw udh otw kesana.

Perjalanan emang cukup jauh.. biasanya bisa ditempuh 1jam tapi kali ini gara2 macet gw butuh waktu 1.5jam buat kesana.. udah was2 aja deh kalo gw bakalan telat.. tapi sukur dia ngasih kabar kalo tempat buat presentasi belum siap, udah gitu 2 boz besar juga masih sibuk sama urusan lain. Yaahh berhubung gw udah sampe disekitar lokasi gw mampir dulu ke swalayan nyari oleh2 buat dia yang dah rela stand by disana sekalian sholat dzuhur dan menenangkan diri gw yang udah mulai deg2n.. hehehe ;p

Akhirnya setelah menuggu lama, dia sms kalo segala sesuatunya udah siap.. langsung deh dengan segera gw meluncur kesana, tentunya… dengan perasaan hati yang berdebar kencang, hehehe… ;p. sampe di gedung tazmania gw lgs disambut sama dia, dan segera mengarahkan kedalam kegedung untuk dipertemukan dengan 2 boz besar.. setelah sedikit berbasa-basi kedua boz mengajak makan siang terlebih dahulu. Langsung aja gw manfaatin situasi ini utuk mencoba menjalin komikasi dgn mereka.. alhamdulillah suasanya hangat euy.. ;D

Tiba saatnya untuk paparan… hihihi… asli gw deg2n banget.. bahkan gw sempet grogi untuk memulainya… dan kegrogian gw ini gw sampein ke boz besar… jadi deh mereka senyum2 mendengarnya.. tapi itu malah membikin suasana jadi cair dan grogi gw juga malah hilang… ;p.

Setelah panjang lebar memaparkan segala sesuatunya.. giliran gw bertanya apa tanggapan mereka terhadap paparan gw itu. dan ternyata………… hehehe……. Paparan gw diterima … huuuaaaaaaaa…………. Gw seneng bageeeeeeettt…. Ups…. Jadi malu… ;p. huufff……. lega eeeuuyyy rasanya…. Hehehe….. Segala macem puji2 sukur terucapkan lah untuk-Nya…. . dan juga rasa terima kasih yang tulus untuk boz besar. Sekarang tinggal bagaimana menyiapkan langkah2 kedepannya untuk merealisasikan apa2 yang telah gw paparkan… ;D

Kebetulan ketika selesai paparan, udah masuk waktu ashar… tanpa menuggu waktu lagi segera lah menunaikan kewajiban ini… sekaligus mensukuri atas nikmat yang tlah diberikan oleh-Nya hari ini.. dan tanpa terasa… ada butiran lembut yang jatuh di atas sajadah.. ‘fabiayyi aalaaa i rabbikumaa tukadzibaan’.

Akhirnya waktunya gw undur diri… setelah berpamitan kepada kedua boz ga lupa gw juga pamitan sama dia yang udah banyak ngebantu gw mempersiapkan segala sesuatu… termasuk juga atas doa2nya. Dan senyumpun menghiasi perjalanan pulangku…. ^_^

(dlm kenangan 111707)

Hakikat Cinta

Thursday, November 22nd, 2007

Cinta adalah bagian dari fitrah, orang yang kehilangan cinta dia tidak normal tetapi banyak juga orang yang menderita karena cinta. Bersyukurlah orang-orang yang diberi cinta dan bisa menyikapi rasa cinta dengan tepat.

“Dijadikan indah pada pandangan manusia, kecintaan kepada apa-apa yang diinginkan yaitu wanita, anak-anak, harta yang banyak dari jenis emas, perak, kuda pilihan, binatang ternak dan sawah ladang. Itulah kesenangan hidup didunia dan disisi Allah tempat kembali yang baik.” (Al-Qur`an: Al-Imron ayat 14)

“Cintamu kepada sesuatu menjadikan kamu buta dan tuli.” (HR. Abu Dawud dan Ahmad)

Cinta memang sudah ada didalam diri kita, diantaranya terhadap lawan jenis. Tapi kalau tidak hati-hati cinta bisa menulikan dan membutakan kita. Cinta yang paling tinggi adalah cinta karena Allah cirinya adalah orang yang tidak memaksakan kehendaknya. Tapi ada juga cinta yang menjadi cobaan buat kita yaitu cinta yang lebih cenderung kepada maksiat. Cinta yang semakin bergelora hawa nafsu, makin berkurang rasa malu. Dan, inilah yang paling berbahaya dari cinta yang tidak terkendali.

Islam tidak melarang atau mengekang manusia dari rasa cinta tapi mengarahkan cinta tetap pada rel yang menjaga martabat kehormatan, baik wanita maupun laki-laki. Kalau kita jatuh cinta harus hati-hati karena seperti minum air laut semakin diminum semakin haus. Cinta yang sejati adalah cinta yang setelah akad nikah, selebihnya adalah cobaan dan fitnah saja.

Cara untuk bisa mengendalikan rasa cinta adalah jaga pandangan, jangan berkhalwat berdua-duaan, jangan dekati zina dalam bentuk apapun dan jangan saling bersentuhan. Bagi orang tua yang membolehkan anaknya berpacaran, harus siap-siap menanggung resiko. Marilah kita mengalihkan rasa cinta kita kepada Allah dengan memperbanyak sholawat, dzikir, istighfar dan sholat sehingga kita tidak diperdaya oleh nafsu, karena nafsu yang akan memperdayakan kita. Sepertinya cinta padahal nafsu belaka. (imm)

(muslim MP group)

Ada Pelangi di Matamu

Thursday, November 22nd, 2007

Dan pekatnya malam perlahan memudar..
Saat kutahu.. bahwa tak salah kaki ini melangkah..
Setelah kulihat ada pelangi dimatamu
Maka azzam ini pun kian tertancap dalam
Mencoba tuk membuatmu tetap tersenyum

(1111-1100)

Baru Setitik…

Thursday, November 22nd, 2007

Dan kini…
Cahaya putih itu tlah dapat kuraih…
Namun.. hanya setitik..
Ya.. baru setitik cahaya putih kumampu meraihnya..
Setitik cahaya yang melahirkan pengharapan
Bahwa kelak… mungkin suatu saat nanti ku kan meraih seutuhnya
Maka kan ku jaga setitik cahaya ini agar tak pernah padam
Dengan sepenuh hati… dan segala daya upayaku

(1111-0035)

Mencoba Menggapainya

Thursday, November 22nd, 2007

Tlah kulihat cahaya putih… teduh dikejauhan
Kucoba menggapai dan meraihnya
Sekuat tenaga…
Sekuat pikiran…
Sekuat harapan…
Cahaya yang kan menerangi jalanku yang tlah lama dselimuti gelap gulita
Cahaya yang kan menuntunku menuju puncak harapan
Cahaya yang kan menghangatkan dalam istirahat panjang
Cahaya yang kan menemani dalam keabadian

(1111-0010)

Dalam Ketakutan ku Memohon Cinta

Thursday, November 22nd, 2007

Ya Allah,
sesungguhnya aku memohon kepada-Mu cinta-Mu
dan cinta orang-orang yang mencintai-Mu
serta cinta yang dapat mendekatkan aku kepada cinta-Mu.

Ya Allah,
apa yang Engkau anugerahkan kepadaku dari apa-apa yang aku cintai,
maka jadikanlah ia sebagai kekuatan bagiku tentang apa yang Engkau cintai,
dan apa-apa yang Engkau singkirkan dariku dari apa-apa yang aku cintai,
maka jadikanlah ia kekosongan bagiku tentang apa yang Engkau cintai.

Ya Allah,
jadikanlah cinta-Mu sesuatu yang paling kucintai
daripada cintaku kepada keluargaku, hartaku dan air dingin saat dahaga.

Ya Allah,
buatlah aku mencintai-Mu, malaikat-malaikat-Mu, nabi-nabi-Mu, rasul-rasul-Mu dan hamba-hamba-Mu yang shalih.
hidupkanlah hatiku dengan cinta-Mu
dan jadikanlah aku bagi-Mu seperti yang Engkau cintai.

Ya Allah,
jadikanlah aku mencintai-Mu dengan segenap hatiku
dan ridha kepada-Mu dengan segala usahaku.
jadikanlah segenap cintaku bagi-Mu
dan seluruh usahaku di dalam keridhaan-Mu.

(dlm ketakutan ku memohon cinta)

Seindah-indah Cinta

Thursday, November 22nd, 2007

Cinta… adalah nikmat dari Allah
Yang membuat dunia menjadi tak bertepi
Lebih dalam dari lautan yang dalam
Lebih tinggi dari angkasa membumbung

Berbahagialah yang dihidupkan hatinya dengan cinta
Namun waspadalah bagi orang yang dibutakan hatinya dengan cinta

Seindah-indah cinta adalah cinta kepada penggenggam alam semesta
Kepada yang maha mencintai dan yang tiada pernah terputus cintanya
Yang kekal cintanya.. dialah Allah.. Allah Yang Maha Agung..
Maha Indah.. Maha Penyayang. Maha Pembela.. dan Maha Mempesona

Saudaraku.. bahu membahulah membangun cinta
Dengan para pecinta
Cinta kebenaran.. cinta Rasulullah.. cinta semata-mata karena Allah

(Aa’ Gym)